Kagiatan

Babak baru Kampanye Bersepeda

Perkumpulan Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Lawalata Institut Pertanian Bogor (IPB), pada lusa kemarin, 10 Oktober 2008 memberangkatkan anggotanya untuk melakukan kegiatan “Rinjani Mountain Bike Tour (RMBT) 2008”. Kegiatan bersepeda gunung dengan tujuan akhir puncak Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang hanya beranggotakan tiga orang anak Lawalata IPB. Puncak gunung Rinjani memiliki ketinggian 3726 m di atas permukaan laut dan merupakan puncak gunung tertinggi di Indonesia yang ke tiga, setelah Carstensz Pyramid dan Gunung Kerinci.

Seremonial kegiatan ini dilakukan dengan melakukan upacara pelepasan secara simbolis di depan gedung rektorat IPB, Darmaga Bogor. Tim dilepas oleh Wakil Rektor III IPB Bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr. Ir. H. Yonny Kusmaryono, MS. Dalam upacara ini beliau menyampaikan amanat ke tim RMBT untuk tanpa lelah dan tanpa henti mengkampanyekan sepeda sebagai alat transportasi murah dan ramah lingkungan. Sudah menjadi tugas anggota Mapala tidak hanya Lawalata IPB untuk turut selalu mengkampanyekan kegiatan pelestarian lingkungan dalam bentuk kegiatan sekecil apapun melalui cara mereduksi aktivitas yang memicu dan mengakibatkan degradasi lingkungan. sebelum upacara pelepasan tim mengadakan jumpa pers untuk menjelaskan semua bentuk penyelenggaaran dan teknis kegiatan ini.

Tim RMBT mengambil rute jalur Deandles, Anyer-Panarukan, namun dalam kegiatan ini berhubung posisi IPB berada di Bogor, titik start adalah Bogor bukannya Anyer. Adapun target yang ingin dicapai tim untuk pencapaian puncak gunung Rinjani pada tanggal 28 Oktober 2008 yang bertepatan dengan hari sumpah pemuda.

“Kegiatan ini tidak hanya kampanye bersepeda dan petualangan, tetapi mengandung “value”, substansi nasionalisme yang diwujudkan dengan pencapaian di titik tertinggi puncak Rinjani pada hari sumpah pemuda dengan menggunakan sepeda. Oleh karena itu kegiatan ini syarat dengan nilai nasionalisme”, kata Embang Permana, selaku ketua tim RMBT. Tingginya polusi udara di Indonesia sudah mejadi tanggung jawab warga Negara Indonesia untuk terus berupaya mengurangi melalui aktivitas yang ramah lingkungan. Sementara itu anggota tim teknis, Epi Saepi menimpali bahwa RMBT menunjukkan indikasi bahwa pemuda Indonesia sehat, kuat dan tangguh dengan medan dan kondisi apapun serta bukannya pemuda yang cengeng dan manja. Bentuk kampanye bersepeda dilakukan oleh tim ini dengan cara membagikan sticker sepanjang jalur yang dilaluinya.

Adapun misi yang diemban tim RMBT dalam rangka kampanye transporatasi ramah lingkungan dengan mengusung isu : back to basicycle: To reduce pollution for better environment. Isu bersepeda yang sebelumnya diusung komunitas organisasi ”Bike to Work” diharapkan akan menjadi semakin menggema dengan adanya kegiatan serupa yang memperkenalkan aktivitas bersepeda. Bersepeda tidak hanya menjaga kebugaran dan kesehatan tetapi memiliki nilai kemanfaatan (high utility values) untuk ikut meredam polusi udara yang semakin hari semakin meningkat yang mengakibatkan fenomena global warming.

Dalam kaitannya dengan kegiatan ini Indonesia Center for Sustainable Development (ICSD) sebagai lembaga nirlaba yang mengupayakan sinergi multi pihak demi terwujudnya pembangunan berkelanjutan mendukung kegiatan yang sedang diusung oleh Lawalata IPB. “Keberlanjutan ekologi, ekonomi dan sosial yang menjadi core (inti) dari pembangunan berkelanjutan seyogyanya harus diejawantahkan dan diimplementasikan dalam bentuk prilaku dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari demi terwujudnya sustainable development. Dalam situasi di bawah ancaman global warming dan krisis energi seperti sekarang ini anak Lawalata IPB mencoba menginterpretasikan dan memaknai konsep tersebut dengan mengadakan kegiatan kampanye bersepeda yang dibungkus dengan kegiatan petualangan”, kata Dr. Arif Budimanta, Direktur Eksekutif ICSD.

———————————————————————————————

Ngariung Bareng Alumni dan Lawalata IPB

Setelah melakukan sosialisasi dan ramah tamah di Kabupaten Cianjur, Bapak Dr. Arif Budimanta melakukan kegiatan serupa untuk wilayah Kota Bogor. Acara tersebut berbarengan dengan acara berbuka puasa bersama dengan masyarakat Kota Bogor. Kegiatan ini berlokasi di kafe Telapak, Bogor di gedung Himpunan Alumni-Institut Pertanian Bogor (HA-IPB). Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Jumat, tanggal 12 September 2008 memang diprioritaskan untuk kolega, teman kuliah, teman organisasi, dan teman satu kost-an dulu.

Kegiatan ini dihadiri oleh keluarga besar civitas akademika IPB baik yang masih aktif sebagai mahasiswa maupun yang sudah alumni. Hal ini dilakukan mengingat beliau adalah alumni IPB dari Fakultas Pertanian, Jurusan Ilmu Tanah dan anggota perkumpulan mahasiswa pecinta alam (Mapala) Lawalata IPB. Hadir dalam pertemuan ini mulai dari IPB angkatan tahun 1964-hingga angkatan tahun 2007.

Acara pertemuan dengan sebagaian masyarakat Bogor ini tidak hanya terbatas pada agenda kegiatan sosialisasi dan ramah tamah saja, tetapi sebagai ajang ngeriung bareng, temu kangen, dan reuni bersama. Dalam pertemuan ini kegembiraan pun tumpah ruah, tawa-kelakar para undangan, mengingat romantisme sewaktu menjadi mahasiswa Tak urung cerita-cerita pun mengalir terus sepanjang pertemuan tersebut.

Meskipun demikian kegiatan ini tidak kehilangan substansi utama dari pelaksanaan kegiatan ini. Dalam kegiatan ini Bapak Dr. Arif Budimanta mensosialisasikan sekaligus meminta dukungan dan doa restu kepada semua tamu undangan untuk rencana pencalonannya sebagai Anggota DPR RI 2009-2014 Dapil Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur. Dalam sesi dialog yang dipandu sahabat karibnya (teman jalan-naik gunung), Rudi Novira, Bapak Arif menyampaikan bahwa “sudah saatnya orang muda memimpin dan bergerak untuk melakukan perubahan yang lebih baik untuk negeri ini”.

Sebuah prestasi hebat dan membanggakan, anggota pecinta alam akan menjandi calon anggota legislatif, kata Abdon Nababan. Lebih lanjut lagi aktivis, pejuang dan pembela HAM Masyarakat Adat dan Lingkungan Hidup ini menyampaikan bahwa “Sudah barang tentu kesempatan langka ini bisa dijadikan media penyaluran aspirasi dan perjuangan politis untuk lingkungan hidup dan Masyarakat Adat”. Begitu juga dengan komentar Itok, aktivis perempuan untuk lingkungan hidup, juga sudah mulai menerima kenyataan bahwa perjuangan aktivis lingkungan hidup tidak hanya sebatas perjuangan idealis dan ideologi saja tetapi perjuangan politis menjadi ujung tombak keberhasilannya. Sedangkan menurut Dr. Iman Sugema, Sosok Dr. Arif Budimanta, selain dikenal sebagai politikus juga dikenal sebagai akademisi yang agamis.

Dalam pertemuan ini Dr. Arif Budimanta juga menyampaikan uneg-uneg-nya seaindainya terpilih menjadi anggota legislatif akan mendirikan shelter untuk pecinta alam di jalur pendakian Gunung Gede-Pangrango. Uneg-uneg beliau disambut dengan standing oviation oleh peserta undangan.

Begitu dinamisnya pada pertemuan ini juga sudah dihiasi dengan kritikan tajam kepada beliau mengingat banyak diantaranya para politisi melupakan janji politis maupun orang-orang yang sebelumnya mendukung pencalonannya. “Lupa merupakan penyakit yang kerap menjangkit para politisi negeri ini, kata Imran Amin”, mantan ketua Umum Lawalata IPB dan aktivis lingkungan hidup. Atas kritikan tersebut, Dr. Arif Budimanta menyampaikan ucapakan terima kasih dan meminta untuk saling mengingatkan melalui media apapun. Beliau juga menyatakan kegagalan menjalankan amanah juga merupakan kegagalan bagi orang-orang yang memberikan dukungan padanya jika tidak terbangun kontrol sosial bersama. Merdeka!!!! (FRN)

————————————————————————————

Ramah Tamah dan Sosialisasi

Pada sore hari yang cerah dibalik bentang alam keindahan Gunung Gede-Pangrango, 3 September 2008 tepatnya pada jam 16.30 WIB, Dr. Ir. Arif Budimanta , Ketua Bidang Luar Negeri DPP (Dewan Pimpinan Pusat) PDI Perjuangan tiba di sekretariat DPC (Dewan Pimpinan Cabang) PDI P Kab. Cianjur, Jawa Barat. Pertemuan yang dijadwalkan pada siang akhirnya ditunda pada sore hari, dikarenakan Bapak Dr. Arif Budimanta bertemu dengan mbak Puan Maharani di Megawati Institue. Dalam kunjungan ini Dr. Arif Budimanta berkomunikasi sekaligus bersilaturrahim dengan Wakil Ketua DPRD Kab. Cianjura sekaligus menjabat sebagai Ketua DPC PDI P Kab. Cianjur, Ibu Hj. Dedeh Saryamah. Kunjungan ini juga disambut oleh Ketua BP Pemilu merangkap sebagai wakil ketua bidang Politik dan Pemenangan Pemilu, Saep Lukman dan jajaran fungsionaris DPC PDIP Kab. Cianjur serta para pimpinan PAC PDIP Kab. Cianjur. Kunjungan ke Cianjur ini dalam rangka membangun silaturrahmi dengan pimpinan cabang DPC dan PAC PDIP Kab. Cianjur. Silaturrahmi ini dengan harapan lebih mendekatkan hubungan personal dan struktural jajaran DPP PDIP dengan fungsionaris PDIP di tingkat cabang untuk persiapan pemenangan Pemilu 2009.

Kesan pertama yang ditangkap beliau adalah kemegahan dan kelengkapan fasilitas yang dimiliki kantor sekretariat PDIP Kab. Cianjur. Kemegahan bangunan kantor ini juga didukung oleh letak dan posisi kantor yang langsung berhadapan dengan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. “Mantep bener kantor ini, ” kata Beliau.

Dalam pertemuan ini juga dilakukan diskusi ringan tentang perkembangan terkini kondisi permasalahaan nasional, perpolitikan nasional, kebijakan DPP PDIP, dan kondisi DPC PDI P Kab. Cianjur serta persiapan menghadapi Pemilu Legislatif dan Presiden 2009. Dalam diskusi ini beberapa fungsionaris partai PDIP Kab. Cianjur menyampaikan aspirasi untuk mewujudkan masyarakat Cianjur Selatan yang selama ini agak tertinggal dengan daerah atasnya (Cianjur Utara). Kunjungan ini ditutup dengan acara buka bersama dengan fungsionaris DPC PDIP Kab. Cianjur. Merdeka!!!!

8 Tanggapan ke “Kagiatan”

  1. Hadijah Berkata:

    Semangat trus Pak.. Membangun Kota Bogor dan Cianjur!!

    Kami Mendukungmu..

  2. budi r minulya, ME Berkata:

    satukan niat dan bulatkan tekad, spirit abang di butuhkan untuk perbaikan negeri ini, segera!

    Budi R Minulya,ME
    Direktur Re-Ide Institute

  3. candran kirana Berkata:

    sebagai seorang Lawalata-ers (khususnya junior), saya mah mendukung bang arif..saya pertma kenal bang arif waktu lauching bukunya (suistainable future) di jakarta . waktu itu baru anget2nya jadi AM..

    salam

    jubir/L-253/TN.Gunung Palung

  4. Yanto Berkata:

    Hallo Pak Arif Budimanta
    Dari profile yg di promosikan kok lebih banyak cerita / kegiatan hobby saja dan program pecinta alam? Gunung Gede Pangrango itu bukannya sudah rusak dan lebih banyak pemanfaatannya hanya untuk villa. Jadi kalau terpilih akan mendirikan Shelter untuk pecinta alam, menurut saya tidak harus jadi anggota dewan juga bisa dilakukan. Mendingan buat yayasan pecinta alam atau Lembaga yang mewadahi pecinta alam banyak yang mendanai kok. lebih di gunung gede pangrango sudah banyak villa, jadi pecinta alam yang capek habis mendaki bisa menginap atau sewa villa-villa yang sudah ada, bahkan juga bisa pesan tukang pijat Plus.

    Menurut saya kalau pecinta alam itu ndak jauh beda dengan pecinta wanita maupun pencinta apapun yang bukan kata kerja dan bias dalam pemaknaannya.

    Kenapa tidak dibangun program yang jelas guna menyelamatkan kawasan gunung gede pangrango yang kian rusak oleh banyaknya proyek-proyek pembangunan villa dan rumah wisata. Kenapa tidak membela kaum tani yang kian hari semakin terpuruk tidak memiliki lahan dan sudah mulai ter-urbanisasi oleh budaya jakarta, arab, dan budaya-budaya yang menghancurkan nilai-nilai kearifan masyarakat tatar pasundan.

    Wah saya sebagai pegiat lingkungan kok agak kecewa dengan visi perjuangan yang cekak dan terlalu sektoral dan eksklusif (Pecinta Alam), emangnya mereka itu mayoritas dan menyumbangkan suara banyak untuk Anda? Bukankah yang lebih banyak memiliki suara itu dari kaum tani, kaum marginal. waduh bagaimana kalau punya anggota dewan seperti itu mendingan saya cabut dukungan ke PDIP.

    Salam

    Yanto Prastowo

  5. Hapsari Berkata:

    Partai harusnya membangun pendidikan politik rakyat, jangan hanya datang, butuh dukungan baru buat web/blog. Emang kayaknya zaman sudah kebalik, ndak pernah berjuang untuk kepentingan rakyat, asal bisa masuk partai besar berani men-caleg-kan tanpa membangun konstituen yang jelas. Gliran dah kepilih, korupsi dibesar-besarkan.

    Salam

    Hapsari

  6. Noor Azasi Berkata:

    Insya allah, urang sadayana dukung kang Arif, saatnya para pecinta lingkungan hidup berkontribusi untuk membersihkan bogor dari kemacetan, pemborosan bahan bakar dan polusi yang kontraproduktif, salam perjuangan, merdeka!!!!

  7. Anwarsyah Tarigan Berkata:

    wah.., rupanya bang Budi.
    Semoga sukses ya bang kegiatannya dan untuk perbaikan negeri ini,

    Salam,

    Anwarsyah Tarigan

  8. aMiniratNa Berkata:

    Selamat lebarat Pak Arif. Mohon maaf lahir batin.
    Semoga Bisa terus mewujudkan harapan Membangun Indonesia.
    Dengan Pemikiran bapak yang cerdas!
    Selamat membangun.

    Salam,
    Lingkar Studi Nasionalisme Baru.

Tinggalkan Balasan